Seringkali para pembela Tuhan bersikukuh membela bukti adanya Tuhan dengan analogi.
Tapi analogi yang digunakan rata rata konyol.
Contoh:
Kentut tidak bisa dilihat.
Tapi bukan berarti bahwa kentut itu tidak ada
Maka begitu juga dengan Tuhan
Analisa:
Tentu saja, karena kentut itu berupa angin
Tidak bisa dilihat, tapi bisa dirasakan keberadaannya
Baik persentuhannya dengan kulit maupun baunya melalui hidung.
Artinya tetap saja kentut itu bisa dicerap oleh beberapa indera manusia
Tapi Tuhan?
Mau dicerap dengan apa?
Tidak ada. Kecuali hanya dengan angan-angan
Analogi, tetaplah analogi
Dia, tidak pernah menjadi bukti
Yang disebut bukti, adalah kehadiran kongkrit
Revo Samantha
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar