Aku bukanlah singa lapar
Karena aku sudah cukup untuk diriku sendiri
Matahari, dingin ditangangku
Dan langit, runtuh dikakiku
Tapi sejak kau cubit kemegahanku
Luluh sudah segala sombongku
Dan aku marah!
Karenamu
Ruang bathinku kini mulai bergetar
Menara kekuasaanku yang menjulang
Kini ambruk rata mencium bumi
Baru kusadar artinya sunyi
Baru kurasakan apa artinya lebay
Seakan diriku bernyanyi di taman firdaus yang berbintang
Dan kau, selalu mengintipku di pipi Rembulan
Oh .. Venus!
Betapa keparat dirimu sayang ...
Revo Samantha
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar