Senin, 10 Maret 2014

Sebab Dimaklumi Anda Rela Diperbudak Agama

Ketika seseorang baru berjalan setengah,
Maka klaim perasaannya, seakan sudah berjalan penuh
Tapi ketika seseorang sudah berjalan penuh
Maka yang terjadi kemudian, adalah proses antiklimaks
Terjadi pembalikan nilai nilai
Segala sesuatu yang dibayangkan misterius sebelumnya
Menjadi datar tanpa greget setelah sampai di puncak
Segala sesuatu, akhirnya menjadi biasa dan lumrah
Bahwa memang demikianlah adanya.
Tidak ada yang perlu dibesar-besarkan.

Sedang mereka yang masih berjalan setengah
Segala sesuatu tampak misterius dan luar biasa
Bahkan suci dan sakral.

Begitulah dengan mereka yang taat dalam beragama
Mereka, baru mengitari bibir agama
Sehingga klaim bathinnya, semua itu begitu hebat, mulia dan benar mutlak.
Itu semua terjadi, karena keluguan mereka.
Karena memang itulah yang baru mereka tahu dan pahami.
Bahkan yang mereka alami

Inilah yang disebut dengan kesadaran tempurung
Langit cakrawala mereka, sempit.
Mereka omong besar dengan modal kecil

Maka dengan landasan itulah mereka memandang hidup dan bersikap.
Bahkan memandang dunia dan menilai segala sesuatu
Maka karena itulah kita harus memaklumi mereka
Mereka, belum mengerti
Mereka, baru belajra berjalan
Walaupun diantara mereka, kadang usianya sudah hampir mati
Tapi petualangan mental dan intelektualnya, jalan di tempat

Maka kasihanilah mereka.
Jangan dihujat terus
Iya kan?


Bukan Anak Tuhan
Revo Samantha
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar