Rabu, 05 Juni 2013

Tampar Nalar: Tulisan Ini bukan sebuah Elusan

Untuk mengaktifkan nalar, sebenarnya tidak ada pilihan
Seseorang mesti liberal
Jika tidak, maka omong kosong terjadinya proses berpikir dalam pengertian sebenarnya
Karena berpikir itu radix!
Berpikir itu artinya mengguncang segala sesuatu
Lalu merambah jalan-jalan baru di dunia gagasan
Dengan komposisi dan tarian baru
Jika tidak, maka itu namanya bukan berpikir
Tapi adalah meyakini.

Membaca filsafat
Tapi tidak melahirkan filsafat pribadi yang otentik,
berarti yang bersangkutan menyakini
Membaca konsep sastra,
Tapi tidak melahirkan konsep sastra sendiri yang otentik,
berarti itu kata lain dari menggadaikan ruang kebebasan sendiri di gelanggang sastra
Apalagi membaca tentang filsafat dan kritik seni
Tapi tidak melahirkan prinsip dan sikap berkesenian sendiri,
Maka itu namanya babu seni. Bukan seorang Kreator di gelanggang seni
Apalagi membaca agama, tapi tidak menggagas agama pribadi
Itu jelas menjadi tawanan dogma.

Intinya,
Berpikir itu melahirkan gagasan baru
Jika tidak, itu namanya mesin fotocopy alias hanya meyakini
Dengan kata lain, yang bekerja baru kegiatan menghafal

*) Asli bangsat ini tulisan ya?

Revo Sanjaya



Tidak ada komentar:

Posting Komentar