Cara kerja iman berbeda dengan cara kerja nalar
Iman bekerja di alam bawah sadar (pikiran bawah sadar)
Sedang nalar bekerja di alam atas sadar (pikiran atas sadar)
Iman hanya menampung informasi yang disuntikan oleh pikiran atas sadar
Sedang pikiran atas sadar, adalah pintu masuk pertama dari aliran informasi yang berlalu lalang.
Karena itu, peranan pikiran atas sadar sangat menentukan
Ibaratnya, pikiran atas sadar sama dengan satpam penjaga pintu masuk.
Sekali satpam yang bekerja dalam diri, yang menjaga pintu masuk tidak beres,
Maka aliran informasi yang masuk, juga tidak akan beres.
Karena itu dalam konteks ini,
Yang utama untuk dibenahi adalah, pikiran atas sadar
Bukan alam bawah sadar
Karena alam bawah sadar, hanya tempat menampung apa yang dikirim oleh pikiran atas sadar
Hanya gudang bawah tanah tempat endapan informasi pasif.
Kemudian yang dilakukan oleh alam bawah sadar
Hanya melantunkan gema yang berulang-ulang
Ini mirip dengan fitur echo pada sound sistem.
Apa yang dilantunkan nada pertama, akan diulang persis berkali kali oleh alam bawah sadar
Dengan kata lain,
Jika informasi yang dikirim pikiran atas sadar ke alam bawah sadar adalah sesuatu yang goblok
Maka yang dibathinkan alam bawah sadar kemudian juga akan goblok terus menerus
Kecuali jika ada informasi baru yang dikirim oleh pikiran atas sadar
Dengan kata lain
Jika ingin menanamkan iman,
Maka masukanlah segala hal yang berbau iman oleh pikiran atas sadar.
Begitu juga sebaliknya,
Jika ingin mengganti iman,
Maka kirim informasi baru yang berbeda kedalam alam bawah sadar
Karena itulah seseorang tidak bisa beriman
Sepanjang indoktrinasi iman tidak pernah diterima oleh alam bawah sadarnya
Begitu juga sebaliknya kenapa iman seseorang tidak bisa ditebas
Sepanjang pikirannya belum dicuci dengan pemahaman baru.
Sebenarnya tulisan ini masih bisa saya teruskan
Tapi karena sudah terlalu panjang,
Saya akhiri dulu sampai baris ini.
Revo Sanjaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar