Senin, 10 Juni 2013

Pengalaman Saya Melihat Penampakan Tuhan

Saat itu,
Cuaca gerimis di penghujung senja
Saya berjalan sendiri dalam keadaan gelisah
Menyusuri pantai yang sunyi di sepanjang pinggir kota
Berkali kali saya mengeluh dalam hati:

“Kenapa Tuhan tidak pernah berpihak pada saya?
Padahal saya sudah berkali kali menderita karena ditipu
Dan setiap kejadian itu pula saya selalu berdo’a
Agar segala kemalangan yang menimpa saya mendapat pertolonganNya
Tapi hingga saat ini, Tuhan tidak pernah peduli
Sementara mereka yang menipu saya,
Tetap saja hidup penuh kelimpahan
Bahkan mereka tampaknya cukup bahagia
Sedang saya?
Tak pernah henti menderita.
Ah .. jangan-jangan Tuhan itu hanya bohong”

Saat itulah tiba-tiba saya melihat sebuah cahaya yang teramat terang di ujung permukan laut
Cahaya itu menyilaukan mata saya. Sehingga akhirnya saya tidak bisa melihat apa-apa. Saya mendadak terhempas, jatuh. Saya pikir, sebuah jin jahat merasuki jiwa saya.

Dengan nafas sesak, penuh ketakutan,
Saya kemudian memberanikan diri untuk tetap melihat apa yang terjadi.
Tiba-tiba kemudian cahaya itu menyusut dan bergerak begitu kencang menjauh.
Jauh dan akhirnya berhenti di langit.
Saya pikir cahaya itu akan menghilang
Tapi ternyata cahaya itu terus berputar-putar
Dan akhirnya, membentuk tulisan lafaz Allah.

“Oh ... Allah?”
Saya terkesiap

“Mungkinkah ini adalah bukti keberadaanMu ya Allah?”

***

Sampai di rumah,
Saya langsung melakukan sholat sunat 2 rakaat
Lalu langsung berdoa. Menyesali segala keraguan saya tentang Allah

“Ya Allah, ampunilah dosa hamba karena telah meragukan keberadaanMu ya Allah
Hamba baru saja takjub akan kebesaranMu di langit pantai.”

Dengan hati luluh yang dibakar iman,
Tak sadar air mata saya jatuh membasahi sajadah
Saya menangis sejadi-jadinya ...

“Oh Tuhan! Ampuni hamba ya Allah”

“Hai hambaKu yang sedang berdoa”
“Ha? Suara siapa itu?”
“Suara siapa lagi kalau bukan suaraKu”
“Itu suara Engkau ya Allah?”
“Ya ini suaraKu”
“Maha Besar Engkau ya Allah.
Ternyata benar Engkau yang kulihat tadi di langit pantai”
“Ah .... yang kamu lihat itu hanya permainan Photoshop hambaKu”


Revo Sanjaya











Tidak ada komentar:

Posting Komentar