Kamis, 06 Juni 2013

Dua Jembatan Penemuan Diri Revo Sanjaya

Sebelum menginjak dunia baca,
Saya buta peta sejarah, buta peta ilmu, buta peta pikiran.
Bahkan buta tentang peta diri saya sendiri

Dalam kesadaran saya,
Hanya terdapat ruang gelap panjang pasca kematian Muhammad dan para Sahabatnya sampai ke abad 21 di zaman saya dilahirkan. Tidak terbayang estafet dan rentetan alur sejarah panjang dari masa lampau hingga masa kini. Begitu juga dengan zaman sebelum Masehi hingga Abad Kontemporer. Tidak terbayang mata rantai yang tiada putus dari Filsafat Yunani menuju pragmatisme Amerika. Atau menuju Idealisme Jerman dan Strukturalisme Prancis. Semua, gelap. Seakan yang saya pahami hari ini, adalah sesuatu yang ploh dari langit. Tanpa kronologis sejarah. Baik dari segi pergantian tokoh maupun dari segi evolusi keyakinan dan pemikiran kolektif yang berkembang sepanjang sejarah.

Disinilah jasa Al Ghazali dan Ibnu Rusyd dalam sejarah dunia baca saya

Melalui Al Ghazali,
Saya menjadi tersedot tiada henti memburu dunia tasauf. Saya kemudian asyik bergumul dari satu tokoh sufi ke tokoh sufi Islam lainnya. Bahkan sesobek kehidupan saya, adalah kisah haru tenggelam sunyi di kubangan tasauf. Di bilik sunyi sajadah Tuhan yang penuh tangisan bathin.

Melalui Ibnu Rusyd,
Saya tergiring untuk mengenal tokoh demi tokoh pemikir Islam. Termasuk para Mutakalimin. Bahkan kemudian menyeberang ke Yunani. Abad Pencerahan. Terus dan terus hingga akhirnya mendarat pada pemikiran para Dekonstruksionis Prancis. Bahkan tanpa pernah saya duga, saya juga terbawa terbang ke hening Siddharta. Lalu mendarat di Pragmatisme Amerika.

Akhirnya,
Lengkap sudah kemudian saya menjadi seorang Revo Sanjaya
Pertemuan arus Timur dan Barat. Perkawinan Sufisme dan Rasionalisme
Perselingkuhan imaji Romantik dan Empirisme.
Dengan hasil akhir, menjadi bangsat!
Semua, bermula dari kesasar membaca Al Ghazali dan Ibnu Rusyd 20 tahun lalu
Mereka, adalah jembatan penyeberangan saya ke dunia penuh cakrawala
Al Ghazali,
Ibnu Rusyd,
Terima kasih!

Revo Sanjaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar