Apakah anda selama ini baik baik saja dengan teman anda?
Dengan pacar anda bahkan dengan pasangan hidup anda?
Jika jawaban anda YA, maka itu artinya ada sesuatu yang tidak beres.
Ada sesuatu yang tersimpan di lantai dasar hati.
Ibarat sebuah gunung di dasar laut
Apa yang tampak di permukaan,
Belum cermin batang tubuhnya yang tersembunyi di dasar lautan.
Sebab naturnya hidup,
Selalu dalam tarik menarik diantara 2 tegangan.
Ada rasa suka dan ada rasa benci. Ada rasa cinta dan ada rasa cemburu
Begitulah seterusnya.
Maka dalam konteks ini, mustahil perasaan dan pikiran anda terhadap seseorang hanya konstan tanpa irama. Jika di permukaan itu tidak terlihat, setidaknya ada 2 kemungkinan:
Yang pertama sedang terjadi saling perang dingin
Dan yang kedua ada pihak yang tertindas.
Dan kedua hal itu
Bukan udara yang sehat dalam hubungan antarmanusia dalam jangka waktu yang panjang. Damai di permukaan, hanya endapan magma permusuhan yang akan meruyak semakin dalam. Hingga sampai waktunya, akan meletus dahsyat menghancurkan segala benih saling percaya dan saling mengerti diantara kedua belah pihak.
Maka untuk menghancurkan segala yang tersembunyi itulah sebuah petengkaran menjadi bisa dimaklumi. Bahkan sesuatu yang sudah pada tempatnya secara alami. Untuk saling mengungkapkan segala yang tidak pernah terungkap sebelumnya. Agar tak ada lagi yang tersisa jauh didasar hati. Minimal untuk saat itu sesuai sekuen waktunya. Begitulah seterusnya sepanjang sejarah hubungan antarmanusia.
Lalu bagaimana sesudah pertengkaran itu terjadi?
Maka disaat itulah ujian persahabatan baru dimulai.
Mereka yang berjiwa besar,
Serasa menghirup udara segar sesudahnya.
Dan seakan menemukan sahabat dan pasangan baru dengan semangat baru.
Tapi mereka yang berjiwa kerdil
Akan memasang tekad dalam hati: “Awas kamu suatu saat nanti!”
Revo Sanjaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar