Jumat, 05 Juli 2013

Cara Membangun Benteng Baja Pertahanan Psikologis

Banyak bentuk pertahanan mental yang ditawarkan dunia sepanjang sejarah
Mulai dari harta, pangkat, jabatan, obat kuat, ramuan perdukunan,
bahkan sampai dengan mukjizat agama atau yang disebut dengan pertolongan Tuhan dan Dewa Dewi.

Tapi pahamilah.
Semua itu hanya kekuatan palsu
Hanya bertahan dalam sekuen waktu tertentu
Sesuai suasana hati dan kecendrungan pada saat momennya terjadi.

Lalu adakah cara lain yang lebih bergaransi?
Tentu saja ada:
Pahami cara kerja alam.
Pahami prinsip kenyataan.
Lalu terima semua itu sebagaimana adanya.
Dan campakkan perasaan dalam meresponnya.
Gunakan perasaan hanya untuk berbuat loyal secara sosial
Dalam hubungan personal.
Untuk saling berbagi dan saling mengasihi.
Tanpa alasan tanpa pamrih.

Dan ancaman paling menakutkan dalam hidup,
penghancur benteng pertahanan bathin,
Adalah kematian.
Maka berjuanglah untuk tidak bereaksi dengan perasaan terhadap kematian.
Telan pahit getir tangis yang menggigil dimalam dingin.
Lemparkan segala cerewet
Lalu katakan dalam hati:

"Ini sudah hukum alam.
Segalanya datang dan pergi begitu saja.
Tanpa tujuan tanpa makna.
Dari titik nol menuju titik nol
Berputar-putar pada dirinya sendiri"



Peringatan:
Gunakan resep dokter bagi penderita tekanan jantung


Tidak ada komentar:

Posting Komentar